Optimalisasi Proses Pengeringan Kerupuk Dengan Teknologi Tepat Guna Lari Kepang

chaedier, chaerudin sukm and Jum’ati, Nurleila and Nugroho, Andianto Wahyu and Wahyudi, Hardo and Aini, Nurul and Kuswandiro, Dimas Aryo (2018) Optimalisasi Proses Pengeringan Kerupuk Dengan Teknologi Tepat Guna Lari Kepang. Seminar Nasional hasil Pengabdian kepada Masyarakat (SENIAS), 2 (1). pp. 147-151. ISSN 2598-490X

[img] Text (Optimalisasi Proses Pengeringan Kerupuk Dengan Teknologi Tepat Guna Lari Kepang)
gJ0OWjc15d_QNnwo-FZb9JiGSNRB0PqplNbccqjknExP3uISoQxcechkQmulyHDgwbPmE6G0upP1i6gwaOcvDKFEs1JrgPo1mQJzSRY2NnqdmL28ZQ5rXqeUkoUNFRYrXRS-NlMP2cqh8JDl-a1BtxnVrIW4ofWcuph0xpxQDhq1eCz3jxKBz_lpdf7tpmGEGo-Udy6BF5fXGI.pdf

Download (1MB)
[img]
Preview
Text (Hasil Plagiarisme)
OPTIMALISASI PROSES PENGERINGAN KERUPUK DENGAN.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Peer Review)
10PeerReviewProsiding001.pdf

Download (432kB) | Preview

Abstract

UKM yang bergerak di bidang pembuat kerupuk kupang secara umum masih menggunakan teknologi konvensional untuk pengeringan kerupuk. Pengeringan kerupuk yang masih mengandalkan tenaga panas matahari membutuhkan waktu 360 menit untuk mengeringkan 1 kuintal kerupuk mentah dan pada saat musim hujan tidak dapat dilakukan pengeringan kerupuk secara maksimal dan atau bahkan tidak produksi sama sekali. Dengan demikian, mitra UKM membutuhkan alat pengering yang dapat menyelesaikan permasalahan tersebut yaitu LARI KEPANG, di mana ruang pengering didesain dapat berputar yang digerakkan oleh motor listrik untuk meratakan kalor secara maksimal. Sistem otomasi menggunakan exhaust fan yang akan bekerja berdasarkan perintah sensor digital temperature controller yang dipasang di ruang pengeringan. Agar kualitas kerupuk tetap terjaga maka suhu tidak melebihi batas yang sudah ditentukan yakni 50°C-60°C. Hasilnya alat pengering kerupuk ini dapat mempersingkat proses pengeringan selama 90 menit dengan kapasitas 30 kg. Dengan efisiensi waktu, tenaga dan biaya produksi membuat produktivitas dan omzet mitra semakin meningkat. Peningkatan prosentase produktivitas sebesar 47,79% dan omzet sebesar 43,76% setiap produksi, sehingga diperlukan viral marketing melalui media sosial untuk meluaskan pasar. Dengan demikian mitra UKM dapat meningkatkan omzet penjualan kerupuk kupang.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: LARI KEPANG, otomasi, pengeringan, viral marketing
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Jurnal
Depositing User: Mochamad Danny Rochman, A. Md
Date Deposited: 20 Mar 2020 09:54
Last Modified: 12 Oct 2021 04:09
URI: http://eprints.uwp.ac.id/id/eprint/846

Actions (login required)

View Item View Item