Grey Water dan Air Banjir Layak Pakai sebagai Upaya Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih

Wahyudi, Hardo and Jum’ati, Nurleila and Khanif, Fitroh Abdul and Andrianto, Ihwan and Pramitha, Miranda Dwi and Azizah, Nur Aini (2018) Grey Water dan Air Banjir Layak Pakai sebagai Upaya Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih. PKM-CSR, 1. pp. 375-385. ISSN 2655-3570

[img] Text (Grey Water dan Air Banjir Layak Pakai sebagai Upaya Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih)
5. Peer Review PKM CSR 2018_Lengkap (1).pdf

Download (904kB)
[img]
Preview
Text (Hasil Plagiarisme)
Grey Water dan Air Banjir Layak Pakai sebagai Upaya Pemenuhan Kebutuhan Air Bersih.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Peer Review)
7PeerReviewProsiding001.pdf

Download (419kB) | Preview

Abstract

Kekeringan di sejumlah desa atau kecamatan di wilayah Kabupaten Gresik terus meluas. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik memetakan 39 desa di tujuh kecamatan yang terserang efek kekeringan akibat kemarau panjang. Desa Bulang Kulon merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Benjeng Kabupaten Gresik. Desa tersebut merupakan desa terapung banjir karena desa sekitar yang mengelilinggi desa tersebut terdampak banjir musiman dari aliran sungai Lamong sehingga daerah tersebut merupakan daerah terisolasi. Disis lain pada saat musim kemarau desa tersebut mengalami kesulitan air bersih, sedangkan limbah air rumah tangga (grey water) masyarakat Desa Bulang Kulon belum terkelola dengan baik. Hal tersebut terjadi karena pada saat musim kemarau masyarakat membuang secara percuma limbah air rumah tangga dengan membuat aliran pembuangan disekitar rumah sehingga menimbulkan genangan-genangan air. Melalui pemberdayan yang dilakukan pendampingan yang bertujuan untuk menangani permasalah pencemaran lingkungan, kelangkaan air bersih dan mengolah air banjir menjadi bermanfaat bagi warga. Solusi tersebut diharapkan mampu mengimbangi kebutuhan yang ada di desa tersebut khususnya untuk air, baik pada masyarakat dan lingkungan. Metode yang digunakan dalam pemberdayaan ini adalah FGD (Focus Group Discussion), sosialisasi, praktek, dan membentuk komunitas. Hasil yang diukur berdasarkan indikator tingkat pegetahuan, sikap dan tindakan yang dilakukan sebelum (pretest) dan sesudah (post test) prosentase peningkatan sebesar 33%. Hasil pembahasan data menunjukkan bahwa program pengabdian yang diaplikasikan di Desa Bulang Kulon Kecamatan Benjeng Kabupaten Gresik cukup efektif dalam mencapai tujuan.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Kekeringan, IPAL,Air Layak Pakai, Komunitas
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Jurnal
Depositing User: Mochamad Danny Rochman, A. Md
Date Deposited: 28 Feb 2020 06:50
Last Modified: 13 Oct 2021 06:25
URI: http://eprints.uwp.ac.id/id/eprint/783

Actions (login required)

View Item View Item